Rou mulai bermusik rap ketika ia keluar dari band-nya. Dia memilih keluar dari band ini karena lebih tertarik dengan musik rap, dan ia juga merasa bebas untuk mengekspresikan dirinya dalam berkarya.
Tahun 2005, Rou mulai mempelajari seluk beluk tentang musik rap, dan akhrinya bisa membuat beat (musik) dan merekam sendiri lagu-lagunya (walau dengan peralatan seadanya). Seiring waktu, Rou menemukan karakter rapnya. Dia menyebutnya rap etnik Indonesia. Lagu-lagu rou banyak terinspirasi oleh kehidupan sehari-hari dan realitas dunia.Rou juga sering mencampur beberapa genre lagu-lagunya (reggae - rap - trip hop - old skool - techno - ethnic).


